7 Kesalahan Pria
Mungkin kebanyakan pria dewesa sangat jarang melakukan
kesalahan dalam sebuah hubungan romansa. Namun tidak menutup kemungkinan mereka
juga melakukannya dengan kemungkinan itu terjadi sekitar 33%, pada zaman
sekarang cukup sulit menemukan wanita yang benar-benar sehat. Apa yang dimaksud
dengan benar-benar sehat? Dalam konteks ini wanita yang saya maksud adalah
dimana dia benar-benar memiliki kematangan emosional, tidak terbatas oleh umur,
dan lebih mengarah pada keadaan berdamai dengan kondisi trauma masa lalunya.
Banyak zaman sekarang wanita muda berkisar antara 20-28 th yang masih berada
dalam kondisi trauma masa lalunya, kurang lebih trauma masa lalunya berwujud
hilangnya kepercayaan yang diakibatkan oleh orang tua terutama ayahnya dan bisa
juga disebabkan dari lingkungan diluar keluarganya, yaitu mantan pacarnya.
Banyak kejadian seorang pria terlanjur memilih dan
menjalin hubungan dengan wanita yang memiliki kondisi trauma tersebut. Saya
ibaratkan anda adalah pria yang sedang menjalin hubungan romansa dengan wanita
yang notabennya memiliki trust issue akibat dari perlakuan ayahnya yang
melakuakn perselingkuhan dan dalam kondisi yang mengenaskan tersebut pada saat
itu terjadi dia ditolong dan dirangkul oleh pria yang menjadi mantannya
sekarang, dalam proses tersebut mantannya juga meninggalkan dia tanpa alasan. Dimana
mantan wanita anda kembali secara tiba-tiba disaat anda menjalin hubungan
romansa dengan wanita anda. Apa yang akan anda lakukan?
Dalam kasus tersebut secara naluri anda akan melakukan
persaingan secara sehat dan akan melakukan beberapa hal untuk membuktikan bahwa
effort anda lebih baik dan lebih layak untuk dihargai dan diapresiasi olehnya.
Benar begitu bukan? Dalam proses persaingan tersebut anda secara tidak sadar
melakukan 4 kesalahan, yang mana 4 kesalahan tersebut secara tidak langsung
bagi anda adalah jalan terbaik agar anda dipilih dan tidak dia tinggalkan. Sir
Johan Liebert, (2004) menjelaskan bahwa 4 kesalahan tersebut sebenarnya tidak
100% murni sebuah kesalahan. Mengapa demikian? 4 hal tersebut sebenarnya
lumrah, diantaranya :
·
Melakukan
apa yang dikatan dan diminta oleh wanita anda
Hal ini adalah
wajar, karena hal ini adalah wujud dari treatment dalam sebuah hubungan romansa
dengan catatan adanya keseimbangan timbal balik.
·
Menghabiskan
waktu, tenaga, dan sumberdaya anda
Ini juga
masihlah wajar dan normal, jika anda ingin diperlakukan seperti raja, maka
effort yang semacam ini adalah baik dan merupakan kunci utama dalam perwujudan
effort
·
Anda
melakukan segalanya untuk membuat wanita anda tertawa dan merubah diri anda
agar dia terkesan
Ini juga
merupakan perwujudan dari effort ringan yang harus anda lakukan dalam sebuah
hubungan romansa, karena apa? Jika hubungan romansa monoton dan tanpa adanya
sebuah progres untuk membuat pasangan anda bangga memiliki anda. Maka hubungan
tersebut tidak akan bertahan lama.
·
Anda
bersikap tenang ketika wanita anda melakukan kesalahan bergantung pada tingkat
kesalahannya
Ketika wanita
anda melakukan sebuah kesalahan rinagan, maka tenang dan santai adalah kunci
untuk membawai kondisi tersebu. Kita ingatkan dan kita beri arahan yang pas,
agar tidak ada kesalah pahaman.
Ke-4 tindakan tersebut akan menjadi 4 kesalahan yang
fatal jika anda melakukannya tanpa sebuah pemikiran yang jernih, dan anda melakukannya
dengan sebuah harapan dia tidak akan meninggalkan anda. Bohong, omong kosong,
semua yang anda lakukan diatas hanya akan menjadi sebuah manfaat bagi wanita
tersebut, anda hanya akan mendapat sebuah penyesalan (Sir Johan Liebert, 2004).
Ketika anda melakukan apa yang dikatakan dan memenuhi apa
yang diminta oleh wanita anda dengan berfikir agar wanita tersebut tidak
meninggalkan anda. Maka itu adalah kesalahan pertama anda. Ketika anda anda menghabiskan
waktu dan uang anda untuk wanita tersebut, sedangkan dia tidak melakukan
apa-apa, itu adalah kesalahan ke-2. Mengapa anda melakukan sebuah investasi
pada sesuatu yang tidak nyata wujudnya? Ketika anda berbuat segalanya untuk
membuat dia tertawa dan anda rela mengubah diri anda untuk membuatnya terkesan,
kesalahan ke-3 anda. Wanita dengan kondisi emosional dan mental yang belum
matang dan sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja (trust issue yang
disebabkan oleh ayahnya yang berselingkuh dan sekian macam perlakuan mantannya)
tidak akan pernah terkesan pada setiap pria yang dia temui, mereka hanya sedang
terbawa suasa saja, percayalah itu. Misal, wanita anda tiba-tiba memeluk anda
ketika anda bonceng dengan motor 2 roda. Lalu wanita anda menempelkan dagunya
pada pundak anda, memainkan kulit perut anda dan sejenisnya. Apa yang ada dalam
pikiran anda pada saat itu terjadi? Secara teori sosmed, hal itu menandakan
anda adalah pemenangnya. Namun secara akademik wanita tersebut hanya
memeriahkan suasana agar anda mulai merasa bahwa anda dia cintai dan dia terima
dengan sepenuh hati, dalam kata lain itu adalah salah satu tehnik manipulasi
agar anda merasa terikat dengannya.
Selanjutnya ketika anda terdiam ketika wanita anda
berbuat kesalahan sedangkan wanita anda marah kepada anda ketika anda membuat
kesalahan yang bisa dibilang kecil, kesalahan ke-4 telah anda lakukan dan itu
membuat anda akan terjebak dalam siklus manipulasinya. Tenang dan santai adalah
kunci, namun tidak jika wanita anda bertindak demikian, kesalahan yang
notabennya kecil, ibarat anda telat beberapa menit atau bahkan jam ketika
menjemputnya dari kegiatannya, dia marah dan bertindak berlebihan. Sedangkan
ketika anda diperlakukan seperti itu, misalkan anda membuat janji temu dengan
wanita anda, dan wanita anda telat juga, mengapa anda tidak marah? Apakah
pikiran anda sehat? Apakah anda takut jika anda marah dan bersikap tegas akan
membuat wanita anda lari dari anda? Lalu
apakah anda bahagia dengan menjadi bukan diri anda sendiri? Mana keaslian dari
diri anda? Apakah anda akan selalu hidup dalam kontrol orang lain?
Ketika anda telah melengkapi semua tahap kesalahan
tersebut, selamat. Anda sekarang
berada dibawah kendalinya, anda merendahkan hargadiri anda sendiri hanya untuk
bersaing dengan musush yang tidak nyata. Grim Hustle, (2023) mengatakan ”Be
Honorable!” adalah kunci menjadi seorang pria sejati. Diamana 1 kalimat ajakan
tersebut mengajarkan pada kita, menjadi terhormat adalah dengan menghormati dan
respect pada diri kita sendiri. Jika posisi anda berada dibawah wanita anda,
apakah itu bisa dikatakan terhormat? Tidak, jelas tidak. Anda membuang harga
diri anda dengan harapan wanita semacam itu tidak meninggalkan anda?
Wanita semacam itu hanya mencari pria yang memiliki sikap
yang sama dengannya atau bahkan yang lebih buruk darinya. Hal itu dikarenakan
anda adalah pria gampangan yang dapat dengan mudah mendapatkan cinta dan kasih
dari anda. Secara otomatis tidak ada tantangan, dan itu sangat monoton atau
membosankan. Dia tidak meninggalkan anda bukan karena kasian pada anda, dia
hanya sedang memeriahkan suasana yang anda berikan agar terkesan peduli dengan
anda, dan anda semakin bertambah semangat untuk memberikan sesuatu yang lebih
kepadanya. Memang ada beberapa wanita sehat dan matang diluar sana, namun
sedikit berhati hatilah dalam memilih. Karena kebanyakan wanita pada masa ini
sangat mengerikan, mereka mampu menyembunyikan semua kondisi trust issue mereka
agar terkesan dalam kondisi baik dan matang. Bukankah cukup sulit hidup dimasa
sekarang? Apakah anda terfikir untuk hidup di zaman dulu? Atau zaman dimana
orang tua anda muda?
Memang kemajuan zaman dan tehnologi mempengaruhi pola
pikir, dimana pada dasarnya trust isssue itu bisa sembuh dalam waktu cepat dan
mudah prosesnya jika anda memiliki kepercayaan. Ketika kepercayaan itu
dibelokkan oleh sosial media, maka akan sedikit rumit dan lama prosesnya. Menerima
diri sepenuhnya adalah dimana anda tidak lagi memperdulikan penilaian dari
orang lain bahkan isi dari media sosial dan sajian dari acara entertainment di media elektronik lainnya. Jangan pernah mau menjadi
seorang budak, jadilah individu yang autentik. Dalam filsafat eksistensialisme
juga dijelaskan bahwa manusia diyakini sebagai makhluk yang bebas. Kebebasan
itu adalah modal dasar manusia untuk hidup sebagai idividu yang autentik dan
bertanggung jawab.
Contoh sederhananya, ketika anda melakukan 4 hal diatas
dan itu bukan karena diri anda sendiri yang seperti itu melainkan anda
melakukan itu hanya untuk tidak ditinggalkan oleh wanita anda, lantas kemana
kebebasan yang anda miliki sebagai bagian dari hidup anda? Apakah anda tidak
merasa terbatasi dengan semua tindakan tersebut? Apakah anda lebih merasa
bahagia dengan menjadi seorang budak dari wanita anda? Kemana harga diri anda?
Apakah anda bahagia dan puas dengan hidup penuh kebohongan dan keterpaksaan?
Dari memahami filsafat eksistensialisme, anda akan
menyadari bahwa sebagai manusia, anda memiliki kebebasan untuk hidup sebagai
individu autentik dan bertanggung jawab atas pilihan-pilihan anda. Anda juga
akan menyadari bahwa mempertahankan harga diri, respect pada diri sendiri, dan Be
Honorable! Adalah lebih penting dari pada merendah dan mengemis demi
mempertahankan hubungan dengan wanita semacam itu. Mukuro oda, (2005) pernah
mengatakan dalam personal diary-nya bahwa menjauhlah ketika anda tidak
diinginkan, tinggalkan orang yang tidak menyukai anda, diamkan mereka yang
mengucilkan anda, anda berhak untuk bahagia, temukan cara original anda untuk
mencapai itu dan singkirkan (bunuh) mereka yang telah membuat anda terluka. Oda
mengajarkan kita bahwa hidup itu bebas, dan jangan terikat dengan sebuah
sistem, namun disini karena mukuro oda adalah seorang pembunuh berantai yang
tidak memikirkan akibat dan dampak dari setiap kebebasan yang dia lakukan, kita
hanya bisa mengambil makna positif dari ucapannya saja.
Dalam peribahasa jepang ada sebuah ungkapan ”起死回生” secara romajinya dibaca ”Kishi Kaisei” yang berarti bangun dari kematian dan
hidup kembali. Peribahasa tersebut
mengajarkan kita agar tidak menjadi pengecut, anda mampu dan memiliki kekuatan
yang cukup besar dalam diri anda untuk keluar dari situasi putus
asa dan kembali sepenuhnya dalam satu ledakan tiba-tiba. Dalam konteks "Kishi Kaisei" mencerminkan
konsep bangkit kembali atau hidup kembali dari keadaan putus asa atau situasi
yang sulit secara tiba-tiba atau mendadak. Ini menggambarkan
momen transformasi atau kebangkitan yang dramatis di mana seseorang atau
sesuatu yang sebelumnya terpuruk atau berada dalam kondisi yang tidak
menguntungkan tiba-tiba bangkit kembali dengan semangat baru dan energi yang
besar. Juga mencerminkan
keyakinan akan kemampuan manusia untuk bangkit kembali dan mengubah keadaan
mereka bahkan dalam situasi yang paling sulit sekalipun.
Dalam
kehidupan yang penuh dengan dinamika hubungan manusia, kita sering kali
dihadapkan pada tantangan yang menguji kesejatian diri dan kemampuan untuk
bangkit dari situasi sulit. Namun, dengan kesadaran akan pentingnya menjaga
keautentikan diri dan bertanggung jawab atas pilihan-pilihan kita, kita dapat
menghadapi segala rintangan dengan keyakinan dan keberanian. Semoga narasi ini
memberikan inspirasi bagi kita semua untuk hidup sebagai individu yang berani,
terhormat, dan selalu siap untuk bangkit kembali dari setiap kejatuhan.
Don't be such a pussy, bro!
Komentar
Posting Komentar
Silahkan beri pendapat anda pada kolom komentar