Postingan

Menampilkan postingan dengan label The Sins

Tamak (Greed)

Kembali lagi dengan saya, bagaimana kabar Anda hari ini ketika membaca atau sekadar mampir di forum saya? Apakah keinginan Anda hari ini telah terpenuhi? Bagaimana dengan keinginan lainnya? Sudahkah Anda merencanakan cara untuk memenuhinya? Pertanyaan saya mungkin terasa berat, bukan? Maaf... Saya sebenarnya hanya ingin bertanya, apakah Anda memiliki sebuah keinginan? Keinginan yang belum pernah Anda dapatkan? Pernahkah Anda merasa teman atau pasangan Anda terkesan pelit terhadap Anda? Atau mungkin Anda pernah memberi label sombong pada seseorang? Terkadang, kita memberikan label atau mengatai seseorang dengan kata-kata seperti pelit, sombong, atau istilah serupa, hanya untuk memuaskan keinginan kita sendiri. Lebih tepatnya, individu cenderung memberikan label pada orang lain sebagai cara untuk mengalihkan perhatian dari keinginan mereka yang belum terpenuhi—sebuah mekanisme psikologis yang sering digunakan untuk membenarkan ketidakpuasan internal mereka. Keinginan, seperti yang ...

Rakus (Gluttony)

Apakah Anda Punya Pasangan? Pacar? HTS? Atau sekadar hubungan dekat dengan lawan jenis? Pernahkah Anda merasa cemas berlebihan—paranoia? Pernahkah Anda menuduh pasangan Anda tanpa bukti, tanpa survei, tanpa pemikiran jernih? Pernahkah Anda mencurigai setiap kata yang mereka ucapkan, seolah mereka menyembunyikan sesuatu? Jika ya, selamat. Anda telah mengambil langkah pertama menuju jurang gelap Gluttony—kerakusan emosional. Mengapa itu saya sebut kerakusan? Karena di balik tindakan Anda, tersembunyi hasrat tak terkendali untuk memiliki, menguasai, dan memastikan keberadaan mereka sesuai keinginan Anda. Ini adalah dosa tersembunyi, perwujudan dari nafsu berlebihan untuk mencengkeram sesuatu yang seharusnya bebas. Saya jelaskan sedikit lebih dalam. Gluttony, atau kerakusan, melambangkan keinginan tanpa batas untuk merengkuh atau menikmati sesuatu—terutama yang memuaskan indra. Ia tak hanya soal makanan atau minuman; ia hadir dalam hubungan Anda, menyamar sebagai cinta, tapi sebenarnya ada...

Nafsu (Lust)

Sin of Lust "Dosa Nafsu" mengacu pada dosa yang berkaitan dengan nafsu atau keinginan berlebihan, khususnya dalam konteks keinginan seksual yang tidak pantas. Dalam banyak kerangka agama dan etika, dosa nafsu dianggap sebagai pelanggaran moral. Namun, apakah dosa nafsu hanya sebatas itu? Pembahasan kali ini tidak hanya sekdar membahas hasrat seksual saja. Pernahkah anda berfikir jika ada sebuah lubang di dalam hati anda? Jurang yang sangat dalam pada memori atau ingatan anda? Trust issue , apakah anda memilikinya? Ya, betul sekali. Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba mengaitkan dan membahas kondisi ” T rust Issue ” dalam sudut pandangan Sin of Lust . Pernahkah Anda merasa ada sebuah lubang di dalam hati Anda? Sebuah jurang yang menganga dalam ingatan Anda, memisahkan Anda dari rasa aman dan kepercayaan? Jika Anda pernah mempertanyakan kesulitan Anda dalam mempercayai orang lain, maka Anda mungkin sedang bergelut dengan Trust Issue. Kondisi ini lebih dari sekadar ...

Malas (Sloth)

Sin of Sloth akan membawa Anda ke dalam kenikmatan palsu ketika Anda memilih untuk tidak melakukan apa-apa dalam hidup Anda. Anda akan mulai merasa terbebani dengan tugas dan kewajiban, namun di sisi lain, perasaan itu justru memberi kenyamanan yang menipu. Kemalasan menjadi kebiasaan yang mengalir dalam hidup Anda, dengan keyakinan bahwa kemalasan adalah bagian alami dari diri Anda, sebuah cara hidup yang diakui, meskipun sebenarnya adalah pelarian dari kenyataan yang lebih berat. Kemalasan sering kali dipandang sebagai respons terhadap tekanan sosial atau emosional. Dalam hal ini, kemalasan dapat berfungsi sebagai mekanisme perlindungan psikologis yang memungkinkan individu untuk "bersembunyi" dari tuntutan kehidupan. Sebagai contoh, fenomena ini menciptakan semacam "benteng" di sekitar individu, sebuah tembok psikologis yang membatasi keterlibatan mereka dalam dunia luar, termasuk tanggung jawab dan ekspektasi sosial. Benteng ini menghalangi potensi mereka unt...