Postingan

MEKANISME PERTAHANAN DIRI DAN KONFLIK PSIKOLOGIS

Rasionalisasi adalah proses di mana seseorang mencari alasan yang masuk akal atau pembenaran untuk tindakan atau keputusan yang telah diambil tanpa alasan jelas sebelumnya. Dalam konteks psikologi, rasionalisasi terjadi saat seseorang merasa tidak nyaman dengan tindakan atau keputusan mereka dan mencari pembenaran logis untuk mengatasi perasaan tersebut. Mekanisme pertahanan ini dapat digunakan sebagai bentuk pembenaran diri, tetapi dapat menjadi bentuk penipuan diri jika alasan yang diberikan tidak masuk akal. Sigmund Freud menganggap rasionalisasi sebagai mekanisme pertahanan diri yang digunakan untuk mengatasi ketidaknyamanan atau konflik internal. Namun, penggunaan rasionalisasi yang berlebihan dapat menyebabkan individu menjauh dari kenyataan. Contohnya adalah ketika seseorang mencoba merasionalisasikan hubungan pertemanan dengan mantan kekasih meskipun pasangannya merasa tidak nyaman. Konflik psikologis yang terjadi dapat diinterpretasikan sebagai pertentangan antara aspek femini...

Optional

" E very warrior must learn the simple truth, that pain is inevitable and suffering is optional" Pernyataan bahwa setiap pejuang harus memahami bahwa rasa sakit adalah tak terhindarkan dan penderitaan adalah pilihan menekankan bahwa individu yang terlibat dalam pertempuran atau perjuangan harus mengakui bahwa mereka akan mengalami rasa sakit, tetapi mereka memiliki kebebasan untuk memilih bagaimana mereka meresponsnya. Ini mengajak individu untuk mengembangkan ketangguhan dan pola pikir positif, serta bertanggung jawab atas reaksi mereka terhadap kesulitan yang mereka hadapi. Dalam berbagai aspek kehidupan, konsep ini memotivasi individu untuk menghadapi tantangan dengan sikap yang lebih positif dan meminimalkan penderitaan yang mungkin timbul sebagai akibat dari rasa sakit tersebut. Pernyataan "setiap pejuang harus memahami kebenaran sederhana, bahwa rasa sakit adalah tak terhindarkan dan penderitaan adalah pilihan" menyiratkan bahwa pejuang atau mereka yang te...

"ΠΑΡΕΞΉΓΗΣΗ" (PAREXIGISI)

  "ΠΑΡΕΞΉΓΗΣΗ" (PAREXIGISI) "ΠΑΡΕΞΉΓΗΣΗ" (PAREXIGISI) adalah kata dalam bahasa Yunani yang memiliki arti kesalahpahaman atau salah pengertian. Kata ini seringkali digunakan dalam konteks komunikasi atau interaksi sosial di mana terjadi ketidaksepahaman antara dua pihak atau lebih. Ketika dua orang atau lebih berkomunikasi, ada kemungkinan terjadinya kesalahpahaman karena perbedaan bahasa, budaya, latar belakang, atau pengalaman hidup masing-masing individu. Kesalahpahaman ini dapat mempengaruhi hubungan antara individu-individu tersebut, baik secara positif maupun negatif. Dalam dunia bisnis atau organisasi, kesalahpahaman dapat menjadi hambatan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Oleh karena itu, penting bagi individu-individu dalam suatu organisasi atau perusahaan untuk dapat berkomunikasi dengan baik dan meminimalisir terjadinya kesalahpahaman dalam setiap interaksi yang terjadi. Dalam konteks kehidupan sosial, kesalahpahaman dapat terjadi dalam situasi...

Perspectives 13

Mereka menyebutnya "alpha woman." Wanita yang tahu apa yang dia inginkan. Yang berdiri tegak di tengah keramaian, tidak menunggu izin, tidak meminta persetujuan. Dia memimpin. Dia percaya diri. Dia mandiri. Dia berjalan dengan langkah yang pasti, seolah dunia adalah ruang yang harus dia taklukkan. Orang-orang berbicara tentangnya. Mereka mengaguminya. Mereka membencinya. Mereka bertanya-tanya, apakah dia terlalu kuat? Terlalu ambisius? Apakah ini hal yang baik atau buruk? Itu tidak penting. Dia tetap melangkah. Dulu, dunia berkata wanita harus tunduk. Harus menunggu. Harus mendukung, bukan memimpin. Tapi zaman berubah. Pendidikan membuka pintu. Kesetaraan gender menjadi lebih dari sekadar kata-kata. Wanita mulai berdiri di garis depan, bukan hanya di belakang layar (Smith & Jones, 2022). Mereka berjuang untuk kemandirian finansial, untuk kebebasan berpikir, untuk hak mereka atas dunia yang sama. Dan lahirlah fenomena ini. "Alpha woman." Apakah itu label at...