Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

Perspectives 4: DIBALIK SEBUAH TABIR

"There is no real truth while you are still breathing. That's what makes life interesting" (Nopperrabo, 2022). Kata-kata itu seolah membalut Anda dalam kabut ketidakpastian. Bagaimana bisa? Bukankah kita diajarkan untuk mempercayai apa yang kita lihat, rasakan, dan alami? Namun, ketika Anda mencoba menggali lebih dalam, ada sesuatu yang terasa aneh—tersembunyi di balik lapisan kenyataan yang terlihat. Mungkin itu adalah realitas yang telah dibentuk oleh tangan yang tidak terlihat, yang menenun ilusi ke dalam benang-benang kehidupan Anda, dengan cara yang begitu halus, hingga Anda mulai meragukan keteguhan langkah Anda sendiri. Seperti berada dalam ruangan cermin yang dirancang khusus, setiap pantulan menampilkan versi yang berbeda, membuat Anda bertanya-tanya: Apakah saya benar-benar melihat dengan jelas? Atau apakah saya hanya dituntun ke dalam kebingungan, memandang distorsi dan membiarkan diri saya melihat apa yang sebenarnya tidak ada? Anda mulai bertanya pada diri s...

Perspectives 3: Mati Versi Lite

Manusia terlahir dengan sebuah takdir mutlak, bahwa yang lahir dengan nyawa pastilah berdampingan dengan kematian. Sebuah kenyataan tak terhindari. Namun, bukankah takdir ini terasa jauh lebih dekat dari yang kita kira? Begitu dekat, bahkan kita bisa merasakannya di setiap napas. Akan tetapi, pernahkah Anda berhenti sejenak untuk bertanya, apakah bayangan yang Anda lihat di hadapan Anda adalah bayangan dari diri Anda sendiri atau justru—kematian? Pernahkah Anda berpikir bahwa mungkin, justru bayangan itulah yang mengiringi kematian? Bayangan yang selalu ada, tak terpisahkan. Begitu mudah kita memandangnya, tanpa benar-benar memahaminya. Kita sering menganggap bayangan sebagai entitas pasif, sekadar pantulan dari keberadaan fisik, seperti bayangan batu, meja, atau pohon. Namun, mengapa kita merasa bahwa bayangan kita adalah sesuatu yang berbeda, sesuatu yang lebih? Bukankah kita semua sama, semua memiliki bayangan, sama seperti benda mati yang kita pandang dengan sepele? Ini mungkin ...

Perspectives 2: KEBOHONGAN YANG SAMAR APAKAH BERMANFAAT?

Apa makna dari sebuah kehidupan? Kehidupan bagi Anda apa? Apakah kehidupan yang Anda jalani saat ini sudah sesuai dengan ekspektasi Anda? Atau, mungkin, apakah ekspektasi itu sendiri hanya ilusi yang Anda ciptakan untuk merasa hidup? Pikirkan kembali. Apakah Anda benar-benar memahami kehidupan seperti apa yang Anda inginkan? Atau apakah Anda hanya mengikuti arus, menganggap bahwa apa yang telah terjadi memang seharusnya terjadi? Kehidupan, seperti yang Anda kenal, lahir dari keinginan. Tetapi, apakah keinginan itu logis? Apakah keinginan memiliki batasan? Atau apakah ia hanya menjebak Anda dalam lingkaran tak berujung? Pikirkan tentang keinginan Anda saat ini. Apakah itu milik Anda? Atau apakah itu dipinjam dari dunia yang terus-menerus membisikkan apa yang harus Anda inginkan? Apakah Anda menyadari bahwa keinginan itu mungkin bukan milik Anda sama sekali? Dan intelek – pikiran Anda – apakah ia alat yang Anda kendalikan, atau ia yang mengendalikan Anda? Bukankah ia juga dapat dibel...

Perspectives 1: Bonsai Kebosanan, Bonsai Diri

Mari berfikir bersama . . . Ada banyak penelitian yang membahas bagaimana kebosanan memengaruhi kita, tetapi begitu sedikit yang menyelidiki teori yang tersembunyi di baliknya. Apa yang sebenarnya terjadi ketika kita merasa terperangkap dalam kekosongan itu? Mungkin kita semua takut untuk menghadapinya—takut pada ketidakteraturan yang datang dengan kebosanan. Itu bukan hanya perasaan hampa atau kekurangan rangsangan. Itu adalah penolakan terhadap kenyataan. Bosan seringkali bukan hanya soal tidak ada yang bisa dilakukan. Itu adalah ancaman, diam-diam menuntut perhatian kita. Pernahkah Anda merasa bosan begitu dalam, hingga dunia di sekitar Anda terasa kabur? Seperti ada yang hilang, tapi Anda tidak bisa mengingat dengan jelas apa yang sebelumnya ada. Anda tidak merasa bahagia , tetapi juga tidak merasa kesepian . Hanya ada ruang kosong yang terus berkembang. Coba pikirkan, bukankah itu sedikit menakutkan? Tapi yang lebih menakutkan, mungkin Anda tidak ingin mengakui perasaan in...